3 Aspek Kegagalan Implementasi ERP Di Indonesia

https://folarium.co.id/3-aspek-kegagalan-implementasi-erp-di-indonesia

Ketakutan akan kegagalan saat implementasi Software ERP sering dialami oleh perusahaan, meskipun banyak perusahaan sudah berhasil mengimplementasikannya dengan baik dan hal ini sebagai bukti bahwa implementasi Software ERP merupakan suatu hal yang mudah dilakukan. Pertanyaannya, mengapa masih banyak yang kuatir?

 

5 Pertimbangan Memilih Software ERP

 

Memang apa sih hal-hal yang bisa menyebabkan kegagalan ERP? Apakah ulah dari internal (pihak-pihak perusahaan) atau karena sistem ERP nya sendiri? Yuk, ketahui beberapa kendala yang dihadapi dalam implementasi ERP yang dikategorikan menjadi 3 aspek sebagai berikut :

  1. Aspek Teknis

    Diantaranya masalah bahasa dan perubahan dari model hard copy menjadi model display

    1. Penggunaan Software ERP menuntut terminologi istilah yang sama sehingga istilah-istilah dalam produksi, penjualan, dll yang digunakan harus dirubah sesuai istilah-istilah dalam ERP yang berbahasa Inggris.
    2. Pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pihak manajemen secara tradisional dilakukan dengan menggunakan model hard copy dimana Manajer menandatangani tumpukan kertas yang dimejanya dipaksa untuk membuka komputer karena proses Approval dilakukan melalui media tersebut (model display).
  2. Aspek Budaya

    Implementasi ERP yang berbasis penggunaan teknologi menuntut perubahan-perubahan yang harus dilakukan karyawan diantaranya harus aware terhadap penggunaan software tersebut (sebagai contoh selalu update data).

  3. Aspek Politik

    Kendala yang menghambat implementasi berasal dari dalam tubuh departemen IT sendiri dan dari luar departemen.

    1. Sebagian besar karyawan IT merasa pekerjaannya akan hilang karena digantikan oleh sistem tersebut. Hal ini dikarenakan sebelum penerapan sistem ERP, bagian IT inilah yang bertanggung jawab untuk membuat aplikasi-aplikasi sesuai dengan kebutuhan user disemua departemen. Beberapa karyawan di luar departemen IT juga merasa terancam dengan berkurangnya kekuasaan karena sebagian pekerjaan akan dilakukan oleh software ERP.
    2. Dengan alasan politis tertentu, beberapa unit kerja yang sebenarnya bisa dihapus tidak dapat dilakukan.
    3. Keengganan user atau karyawan departemen lain pada saat diimplementasikan software karena adanya unsur ”ketidakpercayaan” terhadap departemen IT. Ketidakpercayaan tersebut timbul karena ketakutan bahwa data-data atau laporan-laporan rahasia mereka akan diketahui oleh bagian IT selaku administrator.

5 Perbedaan Konsultan IT & Konsultan ERP

 

Itulah 3 aspek yang yang sering terjadi dalam implementasi ERP di indonesia. Sebenarnya dari 3 aspek diatas akan berdampak pada banyaknya faktor yang muncul seperti Sistem ERP yang terus berubah dan tak berujung. Pastikan hal ini menjadi perhatian khusus sebelum anda memilih penyedia layanan solusi ERP.

Tags/Label :
aspek kegagalan erp, software erp, erp indonesia, kegagalan software

Scroll to Top