https://folarium.co.id/5-tahapan-it-audit-sistem-informasi

5 Tahapan IT Audit Sistem Informasi

Selain audit keuangan dan manajemen, audit sistem informasi perusahaan juga sangat dibutuhkan. Hal ini dilakukan agar perusahaan dapat terus berimprovisasi atau memperbaiki berbagai hal yang ditemukan tidak sesuai selama audit. Audit sistem informasi dilakukan menjadi salah satu upaya IT audit karena membutuhkan teknologi informasi sebagai penunjangnya. 

Proses ini merupakan kegiatan mengumpulkan dan mengevaluasi berbagai untuk memastikan bahwa sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan melindungi aset, menjaga integritas data, memungkinkan perusahaan untuk mencapai tujuan mereka secara efektif, dan memanfaatkan sumber daya yang ada. Berikut paparan langkah melakukannya.

 

Baca juga: Hubungan IT Audit Dan Implementasi ERP

 

1. Menyiapkan IT Asset

Audit IT adalah seluruh proses audit yang bertujuan mengamankan sistem informasi dan teknologi di organisasi. IT asset terdiri dari inventarisasi IT di organisasi tersebut.

Asset tersebut mencakup sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak untuk operasional IT sehari-hari.

 

2. Berkoordinasi dengan IT Auditor

Auditor IT And butuh dokumen lengkap mengenai sistem informasi maupun IT perusahaan. Dokumen tersebut tentu akan melancarkan setiap tahap audit agar tidak terjadi kesalahan. Perusahaan harus berkoordinasi dengan baik bersama para auditor.

Anda juga harus meminta dokumentasi dan dokumen penting dari proses berjalannya audit kepada pada auditor. Dokumentasi sendiri mencakup semua kontrak dengan penyedia layanan pihak ketiga dan vendor, dokumen pembelian, serta garansi infrastruktur IT.

 

3. Menyiapkan Budget 

Alasan utama melakukan IT audit biasanya untuk mengurangi biaya operasional infrastruktur IT. Untuk menguranginya, perusahaan harus membuat laporan keuangan yang rinci dan menyiapkan budget pengeluaran.

Ketika auditor IT sudah memberikan gambaran lengkap untuk keuangan masalah IT dan biaya penanganan, Anda bisa melakukan diskusi dalam pengurangan biaya operasional IT di masa depan serta meningkatkan laba.

 

4. Pengujian dan Prosedur Kebijakan IT 

Auditor melakukan pengujian atas seluruh proses audit dan menilai apakah terdapat kesalahan dalam aktivitas tidak wajar yang dapat mengakibatkan kesalahan.

Prosedur dan kebijakan IT sendiri akan sangat penting dalam operasional IT. Anda bisa meminta auditor untuk menyerahkan kebijakan serta prosedur IT dalam bentuk hardcopy sekaligus softcopy agar bisa lebih mudah di-review kapanpun.

 

5. Penyelesaian

Pada fase tinjauan akhir atau penyelesaian, beberapa tinjauan akan dibuat sebagai bahan pelaporan. Ruang lingkup tinjauan sistem informasi ini umumnya berfokus pada hasil audit yang berkaitan dengan sumber daya informasi seperti aplikasi, infrastruktur, orang, dan informasi.

 

Menerapkan proses IT audit sama dengan melakukan pembaruan sistem informasi agar tetap bekerja dengan baik. Penggunaan solusi ERP akan mempermudah peningkatan IT di perusahaan Anda. Baik IT dan ERP akan membutuhkan auditing supaya teknologi perusahaan Anda terus memadai. 

Memilih vendor ERP terbaik akan memudahkan keduanya karena Anda bisa berkonsultasi serta mempercayakan jasa vendor untuk auditing. Folarium ERP adalah salah satu penyedia ERP dengan kelengkapan layanan tersebut. Dengan mempercayakan solusi ERP bersama Folarium, Anda sudah melakukan investasi bisnis yang akan memberikan banyak manfaat di masa depan.

Keyword :

Scroll to Top