https://folarium.co.id/tahapan-yang-harus-dilakukan-dalam-software-testing

Tahapan Yang Harus Dilakukan Dalam Software Testing

Software tester atau software QA harus bertanggung jawab menyiapkan pengujian untuk setiap kasus dan skenario untuk memenuhi persyaratan aktivitas sebuah sistem. Pengujian atau testing dilakukan untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dan menghindari bugs pada sistem. Berikut adalah testing yang harus dilakukan software tester.

 

Baca juga: 5 Metode Pengembangan Software Terpopuler

 

  • Unit/Component Testing

Unit testing adalah metode pengujian komponen individu sebelum memasukkannya ke dalam software lain. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan sebanyak mungkin sebelum menggabungkan modul dalam unit software yang lebih besar seperti program, kelas, atau subsistem.

Sedangkan component system dijalankan sebagai bagian dari kode program secara terpisah dari yang lain. Anda dapat menjalankan pengujian unit setiap kali unit kode selesai. Tes kode unit juga dijalankan baris demi baris untuk memastikan bahwa proses bekerja sesuai keinginan.

 

  • Integrating Testing

Fase ini membantu Anda mengevaluasi perilaku sekelompok metode atau kelas. Tujuan dari pengujian integrasi ini adalah untuk mengidentifikasi bugs yang tidak dapat dideteksi oleh unit testing.

Integrating testing memiliki tahap pengujian yang dilakukan dari hasil interaksi kedua function pada unit testing. Pengujian ini harus dilakukan di seluruh kondisi yang mungkin terjadi.

 

  • System Testing

Testing ini adalah pengujian integrasi dari seluruh sistem atau operasi subsistem independen. System testing biasanya dijalankan terlebih dahulu oleh pengembang/staf/penguji untuk memastikan bahwa seluruh sistem berfungsi dan sistem memenuhi persyaratan pengguna. 

Tes ini biasanya dijalankan pada tahap akhir untuk mengidentifikasi masalah penting seperti masalah kinerja yang perlu ditangani pada tahap berikutnya. Secara umum, tes ini harus dijalankan sesering mungkin.

 

  • Usability Testing

Pengujian ini berguna untuk menentukan apakah suatu metode, kelas, subsistem, atau sistem  memenuhi persyaratan sistem Anda. Karena banyaknya jenis persyaratan sistem fungsional dan non-fungsional, banyak dari fase ini biasanya perlu diselesaikan pada waktu yang berbeda untuk menilai kualitas persyaratan fungsional dan antarmuka pengguna.

 

  • Regression Testing

Regression Testing menguji ulang unit, komponen, proses, atau seluruh aplikasi setelah bugs diperbaiki. Pengujian ini memperbaiki masalah yang terjadi dan memastikan bahwa tidak akan menimbulkan masalah baru. Selain itu, tahap ini dapat digunakan tidak hanya untuk menguji sistem Anda, tetapi juga untuk memantau kualitas output yang dihasilkannya.

 

Itu lah beberapa tahapan dalam software testing. Dengan mengembangkan software, Anda berarti telah memilih jalan untuk mengedepankan teknologi pada perusahaan Anda. Pilih juga solusi ERP untuk menunjang sistem kerja Anda. Salah satunya dengan memilih Folarium ERP sebagai vendor penyedia sistem ERP. Fitur yang dimiliki memungkinkan Anda untuk kustomisasi, mengutamakan keamanan, dan terintegrasi dengan baik.

Keyword :

Scroll to Top